Nabiutusan Allah tidak tahu jelas kapan akan terjadinya akhir zaman atau Hari Kiamat datang, 3 Negeri Akhir Zaman yang Dianjurkan Dihuni. Jumat, 17 Juni 2022 Teks Khutbah Jumat Bulan Syawal 2022 atau 1443 H Pidato Singkat Penuh Makna Hanya 10 Menit 13 Mei 2022, 09:40 WIB Pemuda di Bandung Mengaku Diteror dan Diperas Sejumlah Uang ContohTeks Khutbah Jumat: Tema Menjunjung Tinggi Kemerdekaan, Membangun Jiwa Kepahlawanan. Siamk sampai selesai ya! perang yang terjadi pada masa Rasulullah SAW. Satu tahun setelah kemenangan yang diperoleh oleh kafir Quraisy dalam perang Uhud, mereka dan sekutu-sekutunya merencanakan peperangan ke Madinah sehingga pecahlah kedua RenunganHarian Kristen untuk Sabtu 30 Juli 2022 Daniel 12 Akhir Zaman Jumat, 29 Juli 2022 | 09:43 WIB. Renungan Pemuda Kristen Saat Teduh untuk Minggu 17 Juli 2022 Lahirnya Samuel Sabtu, 16 Juli 2022 | 13:14 WIB. Ramadhan Contoh Naskah Khutbah Idul Adha 2022 yang Bisa Membuat Jamaah Menangis Tentang Keteladanan Nabi Ibrahim AS Kamis, 30 AkhirZaman; Khutbah Pilihan. Singkat dan Padat Format PDF NU 3 Khutbah Jumat Tentang Sedekah Paling Bagus Tahun Ini Tag: Pemuda. Khutbah Jum'at, Tema KhutbahJumat Memperingati Hari Ibu: Kasih Sayang Ibu. Bertepatan dengan peringatan hari ibu setiap 22 desember, sudah satu minggu kita lewati hari ibu, mari kita menghening cipta sambil berbicara sedikit pada khutbah hari ini untuk mengenang jasa dan citra kasih Ibu. Entah sejak umur berapa saya mengenal nyanyian diatas dan tak pernah lupa BacaJuga: Khutbah Jumat Lengkap dengan Doanya: Keutamaan Pemuda yang Bertakwa. Dilansir laman tebuireng.online yang diunggah pada tanggal 27 Mei 2016, Khutbah Jumat Tiga Teguran Nabi Muhammad SAW di Akhir Zaman Nanti; Khutbah Jumat tentang Bagaimana Memanfaatkan Umur untuk Beribadah kepada Allah SWT; KhutbahPertama Alhamdulillah hamdan katsiron thoyyiban mubaarokan fiih kamaa yuhibbu robbuna wa yardho. Asy-hadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika laah wa asy-hadu 4 Pelatihan Khutbah dan Ceramah Program kerja pelatihan Khutbah dan ceramah yang diadakan oleh KKN 010 UMY 2018 di Dusun Dondong, bertujuan untuk melatih remaja-remaja serta pemuda di Dusun Dondong dalam mengasah kemampuaanya berceramah dan berkhutbah agar nantinya bisa meregenerasi di Dusun Dondong tersebut. ApelKebangsaan Sumpah Pemuda akan mendengarkan Pidato Kebangsaan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak tentang Khittah Nalar Baru Pemuda Indonesia. Bagi Pemuda Muhammadiyah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 lalu, adalah titik awal kesadaran kolektif untuk bersatu sebagai bangsa dan negara, menjaga satu MAPAYBANDUNG โ€“ Yakjuj Makjuj adalah makhluk pembuat kerusakan di muka bumi ini sebagai petaka akhir zaman. Peristiwa munculnya sosok Yakjuj Makjuj sudah diriwaytkan dalam berbagai hadis dan firman Allah dalam Alquran.. Mengawali bulan Rajab ini, tidak ada salahnya untuk mengingatkan sosok Yakjuj Makjuj yang jarang sekali diungkap saat khutbah 4Materi Khutbah Jumat Paling Bagus Akhir Bulan Dzulqaโ€™dah Daftar Khutbah Jumat PDF Lengkap Selama Bulan Ramadhan 2022, Mulai Minggu Pertama Hingga Keempat 4 Tentang KajianSolo.Com awal mula didirikan dan dikelola oleh beberapa Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Sunnah Soloraya. Seiring perkembangan, dibentuklah Tim Relawan/Volunteer KajianSolo.com, berkembang juga di sosial media dan konten digital islami di Youtube. KHUTBAHPERTAMA Maโ€™asyiRal Muslimin Rahimani wa Rahimakumullah!! Setelah kita mengucapkan kalimat tahmid, kalimat tahlil sebagai bentuk sanjungan dan pujian kita kepada Dzat satu-satunya tempat kita menggantungkan diRi daRi segala sesuatu, maka tiada kata dan ungkapan yang sepatutnya kita sampaikan dalam majelis yang mulia ini melainkan washiyatut Khutbah Jumโ€™at: Salah Satu Tanda Akhir Zaman Jamaah yang berbahagia hafidhokumulloh, Pertama-tama dari atas mimbar ini kami sampaikan wasiat Tidakada pemuda-pemuda Quraisy yang semisal dengan dirinya. Setelah itu, ia tinggalkan semua itu demi menggapai ridha Allah dan menolong Rasul-Nyaโ€ (HR. Hakim No. 6640). Saad bin Abi Waqqash radhiayallahu โ€˜anhu berkata, โ€œDahulu saat bersama orang tuanya, Mushโ€™ab bin Umair adalah pemuda Mekah yang paling harum. U8GBe. Momentum khutbah Jumat adalah saat penting mengingatkan umat tentang pesan-pesan takwa kepada Allah, karena ketakwaan menjadi parameter utama untuk mengukur tingkat kemuliaan manusia. Istiqamah adalah kunci agar semangat bertakwa senantiasa tertanam dalam diri hingga akhir hayat. Materi khutbah Jumat kali ini mengingatkan kembali bahwa zaman senantiasa bergerak secara dinamis. Banyak perubahan yang terjadi, baik secara teknologi, sosial-budaya, maupun tata kehidupan ekonomi dan politik. Namun, satu hal yang penting diperhatikan mustami penyimak khutbah Jumat tetap di garis ketaatan kepada Allah subhanahu wataโ€™ala. Komitmen inilah yang kita kenal dengan โ€œistiqamahโ€. Berikut contoh teks khutbah Jumat tentang "Zaman Berubah, Tetaplah Istiqamah!". Untuk mencetak naskah khutbah Jumat ini, silakan klik ikon print berwarna merah di atas atau bawah artikel ini pada tampilan dekstop. Semoga bermanfaat! Redaksi Khutbah I ุงูŽู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ู‡ู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุฌููˆู’ุฏู ุฃูŽุฒูŽู„ู‹ุง ูˆูŽุฃูŽุจูŽุฏู‹ุง ุจูู„ูŽุง ู…ูŽูƒูŽุงู†ูุŒ ูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ูˆูŽุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ู ุงู„ู’ุฃูŽุชูŽู…ู‘ูŽุงู†ู ุงู„ู’ุฃูŽูƒู’ู…ูŽู„ูŽุงู†ูุŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ุณูŽูŠูู‘ุฏู ูˆูŽู„ูŽุฏู ุนูŽุฏู’ู†ูŽุงู†ูŽุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุตูŽุญู’ุจูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุจูุนูŽู‡ูู…ู’ ุจูุฅูุญู’ุณูŽุงู†ูุŒ ุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ู„ู‘ูŽุง ุฅูู„ู‡ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู ู„ูŽุง ุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ ู„ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุณูŽูŠูู‘ุฏูŽู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู‹ุง ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ูุŒ ู„ูŽุง ู†ูŽุจููŠู‘ูŽ ุจูŽุนู’ุฏูŽู‡ู. ุฃูŽู…ู‘ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูุŒ ููŽุฅูู†ูู‘ูŠ ุฃููˆู’ุตููŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽู†ูŽูู’ุณููŠู’ ุจูุชูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ู’ุนูŽู„ููŠู‘ู ุงู„ู’ู‚ูŽุฏููŠู’ุฑู ุงู„ู’ู‚ูŽุงุฆูู„ู ูููŠู’ ู…ูุญู’ูƒูŽู…ู ูƒูุชูŽุงุจูู‡ู ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุฑูŽุจู‘ูู†ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุซูู…ู‘ูŽ ุงุณู’ุชูŽู‚ูŽุงู…ููˆุง ุชูŽุชูŽู†ูŽุฒู‘ูŽู„ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉู ุฃูŽู„ู‘ูŽุง ุชูŽุฎูŽุงูููˆุง ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุญู’ุฒูŽู†ููˆุง ูˆูŽุฃูŽุจู’ุดูุฑููˆุง ุจูุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ุงู„ู‘ูŽุชููŠ ูƒูู†ู’ุชูู…ู’ ุชููˆุนูŽุฏููˆู†ูŽ ูุตู„ุช ูฃู  Maโ€™asyiral Muslimin rahimakumullah, Dari atas mimbar khatib berwasiat kepada kita semua, terutama kepada diri khatib pribadi, untuk senantiasa berusaha meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah subhanahu wa taโ€™ala dengan cara melaksanakan semua kewajiban dan menjauhkan diri dari seluruh yang diharamkan. Kaum Muslimin rahimakumullah, Istiqamah adalah luzum thaโ€™atillah konsisten dalam ketaatan dan kepatuhan kepada Allah taโ€™ala. Orang yang istiqamah adalah orang yang senantiasa konsisten taat kepada Allah, melaksanakan segenap kewajiban dan meninggalkan berbagai perkara haram. Orang yang berhasil istiqamah dalam kataatan kepada Allah, maka surga-lah tempatnya di akhirat. Allah taโ€™ala berfirman ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุฑูŽุจู‘ูู†ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุซูู…ู‘ูŽ ุงุณู’ุชูŽู‚ูŽุงู…ููˆุง ุชูŽุชูŽู†ูŽุฒู‘ูŽู„ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉู ุฃูŽู„ู‘ูŽุง ุชูŽุฎูŽุงูููˆุง ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุญู’ุฒูŽู†ููˆุง ูˆูŽุฃูŽุจู’ุดูุฑููˆุง ุจูุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ุงู„ู‘ูŽุชููŠ ูƒูู†ู’ุชูู…ู’ ุชููˆุนูŽุฏููˆู†ูŽ ูุตู„ุช ูฃู  Maknanya โ€œSesungguhnya orang-orang yang mengatakan, Tuhan kami ialah Allahโ€™, kemudian mereka istiqamah, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan, Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih, dan gembirakanlah mereka dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepadamuโ€™,โ€ QS Fushshilat 30. Firman Allah โ€œKemudian mereka istiqamahโ€ dalam ayat tersebut, menurut Sahabat Abu Bakar bermakna, โ€œMereka tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun.โ€ Menurut Ibnu Abbas, โ€œMereka konsisten dalam melaksanakan kewajiban.โ€ Sementara kata Qatadah, โ€œIstiqamah dalam ketaatan kepada Allah.โ€ Allah juga memerintahkan Nabi-Nya untuk Istiqamah ููŽู„ูุฐูŽู„ููƒูŽ ููŽุงุฏู’ุนู ูˆูŽุงุณู’ุชูŽู‚ูู…ู’ ูƒูŽู…ูŽุง ุฃูู…ูุฑู’ุชูŽ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุชู‘ูŽุจูุนู’ ุฃูŽู‡ู’ูˆูŽุงุกูŽู‡ูู…ู’ ุงู„ุดูˆุฑู‰ ูกูฅ Maknanya โ€œMaka karena itu serulah mereka kepada agama ini dan istiqamahlah sebagaimana diperintahkan kepadamu dan janganlah mengikuti hawa nafsu mereka" QS asy-Syura 15 Salah seorang sahabat pernah berkata kepada Nabi, โ€œWahai Rasulullah, katakan kepadaku tentang Islam sebuah perkataan sehingga aku tidak perlu bertanya lagi kepada siapa pun setelahnya.โ€ Rasulullah menjawab ู‚ูู„ู’ ุขู…ูŽู†ู’ุชู ุจูุงู„ู„ู‡ู ุซูู…ู‘ูŽ ุงุณู’ุชูŽู‚ูู…ู’ ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู… Maknanya โ€œKatakanlah aku beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlahโ€ HR Muslim Maโ€™asyiral Muslimin rahimakumullah, Istiqamah adalah salah satu tonggak yang sangat penting bagi sebuah bangsa atau umat agar bisa berjaya, menempati posisi yang mulia dan memimpin lajunya peradaban dunia. Suatu umat atau sebuah bangsa yang kehilangan permata istiqamah ini akan kehilangan arah dan mudah dikalahkan oleh musuh-musuhnya. Karena dengan hilangnya istiqamah, moral akan rusak, perbuatan keji dan hina akan menyebar, kerusakan akan merajalela, kekacauan akan merata dan umat akan dihantui oleh rasa hasud, dengki dan permusuhan. Sebaliknya istiqamah akan memberikan buah yang manis di tengah-tengah umat yang berpegang teguh dengannya. Seorang warga atau individu yang istiqamah akan hidup tenang, damai, taat dan tunduk kepada Allah, tidak menyakiti orang lain, bersabar ketika disakiti orang lain, selalu berperan serta dalam melakukan perbaikan-perbaikan di tengah masyarakat dan membimbing orang yang tersesat ke jalan yang benar. Jamaah Shalat Jumโ€™at yang berbahagia, Jadi istiqamah adalah suatu keniscayaan bagi setiap individu dari sebuah umat atau bangsa, lebih-lebih para pemimpin. Pemimpin dalam skala besar ataupun kecil. Pemimpin dalam lingkup yang luas ataupun unit yang paling kecil. Mulai dari pemimpin suatu negara, pemimpin daerah, pemimpin perusahaan, sampai kepala rumah tangga. Imam Rifaโ€™i pernah menyatakan ุงูุณู’ุชูŽู‚ูู…ู’ ุจูู†ูŽูู’ุณููƒูŽ ูŠูŽุณู’ุชูŽู‚ูู…ู’ ุจูู‡ูŽุง ุบูŽูŠู’ุฑููƒูŽุŒ ูƒูŽูŠู’ููŽ ูŠูŽูƒููˆู’ู†ู ุงู„ุธูู‘ู„ู‘ู ู…ูุณู’ุชูŽู‚ููŠู’ู…ู‹ุง ูˆูŽุงู„ู’ุนููˆู’ุฏู ุฃูŽุนู’ูˆูŽุฌู โ€œIstiqamahkan dirimu maka orang lain akan menjadi istiqamah karenamu, bagaimana mungkin bayangan sebuah benda akan lurus jika bendanya bengkok?โ€ Oleh karenanya sebuah komunitas, perkumpulan atau institusi apa pun yang berharap baik dan merindukan kesuksesan dan kejayaan haruslah dimulai dari istiqamah pemimpinnya. Jika pemimpin dan yang dipimpin istiqamah, guru dan murid istiqamah, suami dan istri istiqamah, direktur dan karyawan istiqamah, pejabat dan rakyat istiqamah dan seluruh lapisan masyarakat di semua bidang dan lini senantiasa istiqamah, maka kebaikan dan kesalehan akan merata di tengah masyarakat kita. Saudara-saudaraku seiman rahimakumullah, Marilah kita selalu istiqamah di jalan Allah meski zaman berubah, walaupun tahun telah berganti. Kita manfaatkan masa-masa hidup yang sementara ini untuk taat kepada Allah. Kehidupan kita di dunia ini adalah nikmat yang harus disyukuri dengan berupaya meraih kebaikan dunia dan akhirat. Kita diberi amanah berupa nikmat waktu, agar kita beramal tanpa ditunda-tunda lagi, tanpa kebingungan dan kehilangan arah. Hari-hari kita hidup di dunia, itulah umur kita. Orang yang tidak memanfaatkan umurnya maka umur itu yang akan melindasnya tanpa ia bisa meraih apa pun dari kehidupan yang fana ini. Al-Hasan al-Bashri pernah mengatakan ุงุจู’ู†ูŽ ุขุฏูŽู…ูŽุŒ ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ูŒุŒ ูƒูู„ู‘ูŽู…ูŽุง ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ูŒุŒ ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุจูŽุนู’ุถููƒูŽ โ€œWahai manusia, engkau tidak lain adalah hari-hari yang terus berjalan, setiap lewat suatu hari maka sebagian dari dirimu telah hilang dan lenyap.โ€ Bahkan al-Khalil bin Ahmad al-Farahidi sangat menyayangkan waktu yang berlalu begitu saja hanya untuk makan. Ia mengatakan โ€œWaktu yang sangat aku sayangkan pergi begitu saja adalah saat aku makan.โ€ Kita mungkin tidak bisa mencapai tingkatan beliau. Tapi setidaknya apa yang beliau sampaikan menjadi cambuk bagi kita untuk selalu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Maโ€™asyiral Muslimin rahimakumullah, Marilah kita terus istiqamah. Kita rawat dan jaga keimanan kita dari hal-hal yang merusak dan memutuskannya. Kita konsisten dalam taat kepada Allah. Ketaatan kepada Allah adalah cahaya di alam kubur, penyelamat di atas jembatan shirath di hari kemudian dan keberuntungan di hari kebangkitan. Marilah kita berdoa di hari yang penuh barakah ini. Mudah-mudahan kita dianugerahi kemampuan oleh Allah untuk istiqamah, melakukan semua jenis kebaikan dan menjauhi segenap dosa dan kemaksiatan di sepanjang kehidupan. Sehingga kita menjadi insan-insan yang saleh dan layak menjadi pilar-pilar masyarakat madani yang kita cita-citakan. Marilah kita berdoa dengan doa Imam al-Hasan al-Bashri ุงู„ู„ู‡ู… ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฑูŽุจู‘ูู†ูŽุง ููŽุงุฑู’ุฒูู‚ู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ุงุณู’ุชูู‚ูŽุงู…ูŽุฉูŽ โ€œYa Allah, Engkau adalah Tuhan kami, maka karuniakanlah kepada kami istiqamah di jalan-Mu.โ€ Maโ€™asyiral Muslimin rahimakumullah, Demikian khutbah singkat pada siang hari yang penuh keberkahan ini. Semoga bermanfaat dan membawa barakah bagi kita semua. Amin. ุฃูŽู‚ููˆู’ู„ู ู‚ูŽูˆู’ู„ููŠู’ ู‡ูฐุฐูŽุง ูˆูŽุฃูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑู ุงู„ู„ู‡ูŽ ู„ููŠู’ ูˆูŽู„ูŽูƒูู…ู’ุŒ ููŽุงุณู’ุชูŽุบู’ููุฑููˆู’ู‡ูุŒ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ุบูŽูููˆู’ุฑู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ู. Khutbah II ุงูŽู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ู‡ู ูˆูŽูƒูŽููŽู‰ุŒ ูˆูŽุฃูุตูŽู„ูู‘ูŠู’ ูˆูŽุฃูุณูŽู„ูู‘ู…ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ุงู„ู’ู…ูุตู’ุทูŽููŽู‰ุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูู‡ู ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู’ูˆูŽููŽุง. ุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ู„ู‘ูŽุง ุฅูู„ู‡ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู ู„ูŽุง ุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ ู„ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุณูŽูŠูู‘ุฏูŽู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู‹ุง ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ู. ุฃูŽู…ู‘ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูุŒ ููŽูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููˆู’ู†ูŽุŒ ุฃููˆู’ุตููŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽู†ูŽูู’ุณููŠู’ ุจูุชูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ู’ุนูŽู„ููŠูู‘ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ู ูˆูŽุงุนู’ู„ูŽู…ููˆู’ุง ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ุฃูŽู…ูŽุฑูŽูƒูู…ู’ ุจูุฃูŽู…ู’ุฑู ุนูŽุธููŠู’ู…ูุŒ ุฃูŽู…ูŽุฑูŽูƒูู…ู’ ุจูุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉู ูˆูŽุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽุจููŠูู‘ู‡ู ุงู„ู’ูƒูŽุฑููŠู’ู…ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุชูŽู‡ู ูŠูุตูŽู„ู‘ููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ูุŒ ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุตูŽู„ู‘ููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูู…ููˆุง ุชูŽุณู’ู„ููŠู…ู‹ุงุŒ ุงูŽู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ูู‘ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูƒูŽู…ูŽุง ุตูŽู„ู‘ูŽูŠู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูƒูŽู…ูŽุง ุจูŽุงุฑูŽูƒู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽุŒ ูููŠู’ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุญูŽู…ููŠู’ุฏูŒ ู…ูŽุฌููŠู’ุฏูŒ. ุงูŽู„ู„ู‘ูฐู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽุงุชู ูˆุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุงุชู ุงู„ู’ุฃูŽุญู’ูŠูŽุงุกู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงุชูุŒ ุงู„ู„ู‡ู… ุงุฏู’ููŽุนู’ ุนูŽู†ู‘ูŽุง ุงู„ู’ุจูŽู„ูŽุงุกูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุบูŽู„ูŽุงุกูŽ ูˆูŽุงู„ู’ูˆูŽุจูŽุงุกูŽ ูˆูŽุงู„ู’ููŽุญู’ุดูŽุงุกูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุบู’ูŠูŽ ูˆูŽุงู„ุณู‘ููŠููˆู’ููŽ ุงู„ู’ู…ูุฎู’ุชูŽู„ูููŽุฉูŽ ูˆูŽุงู„ุดู‘ูŽุฏูŽุงุฆูุฏูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุญูŽู†ูŽุŒ ู…ูŽุง ุธูŽู‡ูŽุฑูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ุจูŽุทูŽู†ูŽุŒ ู…ูู†ู’ ุจูŽู„ูŽุฏูู†ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ุฎูŽุงุตู‘ูŽุฉู‹ ูˆูŽู…ูู†ู’ ุจูู„ู’ุฏูŽุงู†ู ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ุนูŽุงู…ู‘ูŽุฉู‹ุŒ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ูƒูู„ูู‘ ุดูŽูŠู’ุกู ู‚ูŽุฏููŠู’ุฑูŒ ุนูุจูŽุงุฏูŽ ุงู„ู„ู‡ูุŒ ุฅู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูŠูŽุฃู’ู…ูุฑู ุจูุงู„ู’ุนูŽุฏู’ู„ู ูˆูŽุงู„ู’ุฅุญู’ุณูŽุงู†ู ูˆูŽุฅููŠู’ุชูŽุงุกู ุฐููŠ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุจูŽู‰ ูˆูŠูŽู†ู’ู‡ูŽู‰ ุนูŽู†ู ุงู„ููŽุญู’ุดูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู ูˆูŽุงู„ุจูŽุบู’ูŠูุŒ ูŠูŽุนูุธููƒูู…ู’ ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชูŽุฐูŽูƒู‘ูŽุฑููˆู’ู†ูŽ. ููŽุงุฐูƒูุฑููˆุง ุงู„ู„ู‡ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ูŽ ูŠูŽุฐู’ูƒูุฑู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุฐููƒู’ุฑู ุงู„ู„ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู Ustadz Nur Rohmad, Pemateri/Peneliti di Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur dan Ketua Bidang Peribadatan & Hukum, Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia Kab. Mojokerto Baca naskah khutbah Jumat lainnya Khutbah Jumat Tiga Kunci Utama Pintu Surga Khutbah Jumat Mewaspadai Virus Takabur Khutbah Jumat Musibah, Muhasabah, dan Mahabbah Khutbah Jumat Akhir Tahun 2020 ini mengambil tema Bekal Ruhiyah Menghadapi Pandemi dan Resesi. Bersumber dari Surat Asy Syura ayat 19 dan 20. Mengapa mengambil tema tersebut? Karena akhir tahun ini kita masih berada dalam kondisi pandemi. Sudah begitu, ekonomi kita juga mengalami resesi. Sedangkan untuk tema muhasabah, sudah tersedia di Khutbah Jumat Rabiul Akhir yang bertemakan Muhasabah Berujung Jannah. Khutbah Pertama dari Khutbah Jumat Akhir TahunKeyakinan Soal RezekiMengejar AkhiratKhutbah Kedua Khutbah Jumat Akhir Tahun Khutbah Pertama dari Khutbah Jumat Akhir Tahun ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏูŽ ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ู†ูŽุญู’ู…ูŽุฏูู‡ู ูˆูŽู†ูŽุณู’ุชูŽุนููŠู†ูู‡ู ูˆูŽู†ูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑูู‡ู ูˆูŽู†ูŽุนููˆุฐู ุจูุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู…ูู†ู’ ุดูุฑููˆุฑู ุฃูŽู†ู’ููุณูู†ูŽุง ูˆูŽู…ูู†ู’ ุณูŽูŠูู‘ุฆูŽุงุชู ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ูู†ูŽุง . ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽู‡ู’ุฏูู‡ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ููŽู„ุงูŽ ู…ูุถูู„ูŽู‘ ู„ูŽู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูุถู’ู„ูู„ู’ ููŽู„ุงูŽ ู‡ูŽุงุฏูู‰ูŽ ู„ูŽู‡ู . ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ู„ุงูŽ ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู ู„ุงูŽ ุดูŽุฑููŠูƒูŽ ู„ูŽู‡ู ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ูŽู‘ ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู‹ุง ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู . ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุตูŽู„ูู‘ ูˆูŽุณูŽู„ูู‘ู…ู’ ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽุจููŠูู‘ู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู„ูู‡ู ูˆูŽุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุจูุนูŽู‡ูู…ู’ ุจูุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ุฅูู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุฏูู‘ูŠู’ู†ู ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ุงุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุญูŽู‚ูŽู‘ ุชูู‚ูŽุงุชูู‡ู ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽู…ููˆุชูู†ูŽู‘ ุฅูู„ูŽู‘ุง ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูู…ู’ ู…ูุณู’ู„ูู…ููˆู†ูŽ ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุงุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุฑูŽุจูŽู‘ูƒูู…ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ู†ูŽูู’ุณู ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉู ูˆูŽุฎูŽู„ูŽู‚ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุฒูŽูˆู’ุฌูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุจูŽุซูŽู‘ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ุฑูุฌูŽุงู„ู‹ุง ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง ูˆูŽู†ูุณูŽุงุกู‹ ูˆูŽุงุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุชูŽุณูŽุงุกูŽู„ููˆู†ูŽ ุจูู‡ู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุญูŽุงู…ูŽ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุฑูŽู‚ููŠุจู‹ุง ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ุงุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูˆูŽู‚ููˆู„ููˆุง ู‚ูŽูˆู’ู„ู‹ุง ุณูŽุฏููŠุฏู‹ุง ูŠูุตู’ู„ูุญู’ ู„ูŽูƒูู…ู’ ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽุบู’ููุฑู’ ู„ูŽูƒูู…ู’ ุฐูู†ููˆุจูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูุทูุนู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูŽู‡ู ููŽู‚ูŽุฏู’ ููŽุงุฒูŽ ููŽูˆู’ุฒู‹ุง ุนูŽุธููŠู…ู‹ุง Jamaah Jumโ€™at hafizhakumullah,Saat ini kita sudah berada di bulan terakhir tahun 2020. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini seakan hening dengan adanya pandemi virus corona. Mulai awal tahun hingga kini kita di penghujungnya, masa yang kita hadapi masih masa pandemi. Pandemi yang berkepanjangan, membawa banyak dampak termasuk di bidang ekonomi. Sehingga saat ini kita berada pada dua kondisi pandemi dan resesi. Tidak sedikit orang yang mengalami kekhawatiran bahkan depresi menghadapi pandemi dan resesi. Bahkan kita dapatkan dalam berita, ada yang sampai bunuh diri. Naโ€™udzu billah min dzalik. Berbeda dengan mereka, orang-orang yang beriman, insya Allah akan terhindar dari depresi. Sebab ia memiliki keimanan dan berada dalam bimbingan Al Qurโ€™an. Al Qurโ€™an memberikan pedoman terbaik dalam menghadapi segala situasi. Termasuk saat pandemi dan resesi semacam ini. Di antaranya pedoman itu, ada pada Surat Asy Syura ayat 19-20. Allah Subhanahu wa Taโ€™ala berfirman ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽุทููŠููŒ ุจูุนูุจูŽุงุฏูู‡ู ูŠูŽุฑู’ุฒูู‚ู ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุดูŽุงุกู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽูˆููŠูู‘ ุงู„ู’ุนูŽุฒููŠุฒู . ู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูุฑููŠุฏู ุญูŽุฑู’ุซูŽ ุงู„ู’ุขูŽุฎูุฑูŽุฉู ู†ูŽุฒูุฏู’ ู„ูŽู‡ู ูููŠ ุญูŽุฑู’ุซูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูุฑููŠุฏู ุญูŽุฑู’ุซูŽ ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ู†ูุคู’ุชูู‡ู ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ู„ูŽู‡ู ูููŠ ุงู„ู’ุขูŽุฎูุฑูŽุฉู ู…ูู†ู’ ู†ูŽุตููŠุจู Allah Mahalembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan Dia Mahakuat, Mahaperkasa. Barangsiapa menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya dan barangsiapa menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian darinya keuntungan dunia, tetapi dia tidak akan mendapat bagian di akhirat. QS. Asy Syura 19-20 Keyakinan Soal Rezeki Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,Allah mengingatkan kepada kita semua, bahwa Dialah Al Lathif. Syaikh Wahbah Az Zuhaili menjelaskan, โ€œAllah berlaku lembut dan halus kepada seluruh hamba-Nya, baik yang shalih maupun yang durhaka. Mengaruniai mereka rezeki dan tidak membinasakan mereka atas berbagai kemaksiatan yang diperbuat.โ€ Dengan kemahalembutan-Nya, tak ada satu pun yang luput dari anugerah-Nya. Semua orang Dia anugerahi rezeki. Semua makhluk Dia beri rezeki. Bahkan yang kafir dan durhaka sekali pun. Maka jangan pernah khawatir dengan rezeki. Jangan pernah depresi menghadapi resesi. Sebab Allah menjadim rezeki tiap hamba-Nya. Tidaklah seorang hamba hidup, melainkan rezeki dari Allah akan terus turun kepadanya. Hingga saat ajalnya tiba, saat itu sempurnalah seluruh rezeki dari Allah Subhanahu wa Taโ€™ala. Dalam menjelaskan ayat 19 dari Surat Asy Syura ini, Ibnu Katsir menghubungkan dengan firman Allah dalam Surat Hud ayat 6 ูˆูŽู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฏูŽุงุจูŽู‘ุฉู ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ุฅูู„ูŽู‘ุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฑูุฒู’ู‚ูู‡ูŽุง Dan tidak ada suatu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinyaโ€ฆ QS. Hud 6 Maka sekali lagi, jangan pernah takut tidak bisa makan. Jangan pula karena kekhawatiran itu lalu mengambil jalan haram. Ingatlah, Allah telah menjamin rezeki hamba-Nya. Yang kita lakukan tinggal berikhtiar menjemputnya. ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽูˆููŠูู‘ ุงู„ู’ุนูŽุฒููŠุฒู ..dan Dia Mahakuat, Mahaperkasa. QS. Asy Syura 19 Dialah Yang Maha Kuat sehingga anugerah-Nya tidak terbatas. Anugerah-Nya bukan karena Dia lemah hingga ingin mengambil hati yang diberi. Dialah Yang Maha Perkasa. Tidak ada yang bisa menghalangi kehendak-Nya. Termasuk saat Dia memberikan rezeki kepada hamba-Nya. Mengejar Akhirat Setelah kita yakin dan tenang soal rezeki, hendaklah dalam kondisi pandemi dan resesi semacam ini, kita semakin teguh beribadah kepada-Nya. Mengikhlaskan setiap amal, hanya Allah Subhanahu wa Taโ€™ala yang kita tuju dan kita harap ridha-Nya. ู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูุฑููŠุฏู ุญูŽุฑู’ุซูŽ ุงู„ู’ุขูŽุฎูุฑูŽุฉู ู†ูŽุฒูุฏู’ ู„ูŽู‡ู ูููŠ ุญูŽุฑู’ุซูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูุฑููŠุฏู ุญูŽุฑู’ุซูŽ ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ู†ูุคู’ุชูู‡ู ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ู„ูŽู‡ู ูููŠ ุงู„ู’ุขูŽุฎูุฑูŽุฉู ู…ูู†ู’ ู†ูŽุตููŠุจู Barangsiapa menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya dan barangsiapa menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian darinya keuntungan dunia, tetapi dia tidak akan mendapat bagian di akhirat. QS. Asy Syura 19-20 Ayat ini menjadi pemandu kita. Setiap saat, setiap kondisi, terlebih di saat seperti ini, kita harus terus memperbarui niat. Tajdiidun niyyah. Agar senantiasa ikhlas, senantiasa menginginkan akhirat dalam amal dan perbuatan kita. Jika niat kita mencari akhirat, bukan saja akan dibalas, tetapi Allah menggunakan istilah nazid lahu fii hartsih. Kami tambahkan keuntungan itu baginya. Di dunia kita mendapat keberkahan. Dan pahala di akhirat akan dilipat gandakan. Sungguh betapa Allah Maha Pemurah dan Penyayang, kebaikan yang dilakukan seorang hamba tidak dibalas dengan satu kebaikan melainkan 10 kali lipat. Bahkan 700 kali lipat seperti keutamaan sedekah. Bahkan ilaa maasya Allah, hingga batas yang dikehendaki Allah. Namun betapa ruginya jika dalam kondisi seperti ini, di mana banyak kematian tiba-tiba, banyak yang meninggal setelah positif corona, lalu kita beramal hanya untuk tujuan dunia. Mungkin kita akan mendapatkan sedikit keuntungan dunia. Wa maa lahu fil aakhirati min nashiib. Tetapi dia tidak akan mendapat bagian di akhirat. Ibnu Katsir menjelaskan ayat ini. โ€œSiapa beramal untuk akhirat, Kami menguatkannya untuk melakukan apa yang menjadi tujuan niatnya, maka Kami akan mengembangkan keuntungannya dan membalasnya dengan pahala satu kebaikan berbalas 10-700 kali lipat. Ila masya Allah. Namun siapa yang tujuan amalnya hanya semata-mata mencari keuntungan duniawi, maka Allah haramkan baginya keuntungan di negeri akhirat.โ€ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda ู…ูŽู†ู’ ุณูŽู…ูŽู‘ุนูŽ ุณูŽู…ูŽู‘ุนูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุจูู‡ู ุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูุฑูŽุงุฆูู‰ ูŠูุฑูŽุงุฆูู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุจูู‡ู Barangsiapa yang berlaku sumโ€™ah, maka diperlakukan sumโ€™ah oleh Allah diumumkan aib-aibnya di akhirat. Siapa yang berlaku riyaโ€™, maka akan dibalas Allah dengan riyaโ€™ diperlihatkan pahala amalnya tapi tidak diberi pahala. HR. Bukhari ุฃูŽู‚ููˆู’ู„ู ู‚ูŽูˆู’ู„ู ู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽุงุณู’ุชูŽุบู’ููุฑููˆู’ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ู ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ุบูŽูููˆุฑู ุงู„ุฑูŽู‘ุญููŠู…ู ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุฃูŽุฑู’ุณูŽู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽู‡ู ุจูุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ ูˆูŽุฏููŠู†ู ุงู„ู’ุญูŽู‚ูู‘ ู„ููŠูุธู’ู‡ูุฑูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุฏูู‘ูŠู†ู ูƒูู„ูู‘ู‡ู ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุฑูู‡ูŽ ุงู„ู’ู…ูุดู’ุฑููƒููˆู†ูŽ . ุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃู†ู’ ู„ุง ุฅู„ูŽู‡ูŽ ุฅู„ุง ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู ู„ุง ุดูŽุฑููŠูƒูŽ ู„ูŽู‡ูุŒ ูˆุฃุดู‡ุฏู ุฃู†ูŽู‘ ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู‹ุง ุนุจู’ุฏูู‡ ูˆุฑูŽุณููˆู„ูู‡. ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุตูŽู„ูู‘ ูˆูŽุณูŽู„ูู‘ู…ู’ ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽุจููŠูู‘ู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู„ูู‡ู ูˆูŽุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุจูุนูŽู‡ูู…ู’ ุจูุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ุฅูู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุฏูู‘ูŠู’ู†ู ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ุงุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุญูŽู‚ูŽู‘ ุชูู‚ูŽุงุชูู‡ู ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽู…ููˆุชูู†ูŽู‘ ุฅูู„ูŽู‘ุง ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูู…ู’ ู…ูุณู’ู„ูู…ููˆู†ูŽ ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ุงุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูˆูŽู„ู’ุชูŽู†ู’ุธูุฑู’ ู†ูŽูู’ุณูŒ ู…ูŽุง ู‚ูŽุฏูŽู‘ู…ูŽุชู’ ู„ูุบูŽุฏู ูˆูŽุงุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุฎูŽุจููŠุฑูŒ ุจูู…ูŽุง ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ Jamaah Jumโ€™at yang dirahmati Allah,Di akhirat nanti Allah mendatangkan tiga orang yang amalnya tampak luar biasa. Seorang yang berperang hingga gugur. Seorang hartawan yang banyak berinfak. Dan seorang ahli ilmu yang banyak berdakwah. Namun, ketiganya diseret ke neraka. Bahkan menjadi orang-orang pertama yang masuk neraka. Sebabnya, mereka beramal tidak ikhlas karena Allah melainkan ingin mendapatkan pujian manusia. Sang pejuang ingin disebut pemberani. Sang hartawan ingin disebut dermawan. Sang dai ingin disebut alim. Wa maa lahu fil aakhirati min nashiib. Tetapi dia tidak akan mendapat bagian di akhirat. Semoga Allah menjaga amal-amal kita dari niat yang tidak ikhlas. Semoga Allah memudahkan kita senantiasa mengikhlaskan ibadah hanya kepada-Nya. ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูˆูŽู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุชูŽู‡ู ูŠูุตูŽู„ูู‘ูˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ุตูŽู„ูู‘ูˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูู‘ู…ููˆุง ุชูŽุณู’ู„ููŠู…ู‹ุง ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุตูŽู„ูู‘ ุนูŽู„ู‰ูŽ ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽุนูŽู„ู‰ูŽ ุขู„ู ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูƒูŽู…ุงูŽ ุตูŽู„ูŽู‘ูŠู’ุชูŽ ุนูŽู„ู‰ูŽ ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ู‰ูŽ ุขู„ู ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ุฅูู†ู€ูŽู‘ูƒูŽ ุญูŽู…ููŠู’ุฏูŒ ู…ูŽุฌููŠู’ุฏูŒ ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุจุงูŽุฑููƒู’ ุนูŽู„ู‰ูŽ ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽุนูŽู„ู‰ูŽ ุขู„ู ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูƒูŽู…ุงูŽ ุจุงูŽุฑูŽูƒู’ุชูŽ ุนูŽู„ู‰ูŽ ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ู‰ูŽ ุขู„ู ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ุฅูู†ู€ูŽู‘ูƒูŽ ุญูŽู…ููŠู’ุฏูŒ ู…ูŽุฌููŠู’ุฏูŒ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุงุชูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽุงุชูุŒ ุงู„ุฃูŽุญู’ูŠูŽุงุกู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงู„ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงุชูุŒ ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุณูŽู…ููŠู’ุนูŒ ู‚ูŽุฑููŠู’ุจูŒ ู…ูุฌููŠู’ุจู ุงู„ุฏูู‘ุนูŽุงุกู. ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูŽู†ูŽุง ูˆูŽู„ูุฅูุฎู’ูˆูŽุงู†ูู†ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุณูŽุจูŽู‚ููˆู†ูŽุง ุจูุงู„ู’ุฅููŠู…ูŽุงู†ู ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ ูููŠ ู‚ูู„ููˆุจูู†ูŽุง ุบูู„ู‹ู‘ุง ู„ูู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุฑูŽุกููˆููŒ ุฑูŽุญููŠู…ูŒ . ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ู„ูŽุง ุชูุฒูุบู’ ู‚ูู„ููˆุจูŽู†ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุฅูุฐู’ ู‡ูŽุฏูŽูŠู’ุชูŽู†ูŽุง ูˆูŽู‡ูŽุจู’ ู„ูŽู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ู„ูŽุฏูู†ู’ูƒูŽ ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู‹ ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุงู„ู’ูˆูŽู‡ูŽู‘ุงุจู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฃูŽุนูุฒูŽู‘ ุงู„ุฅูุณู’ู„ุงูŽู…ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽูˆูŽุญูู‘ุฏู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุตููููˆู’ููŽู‡ูู…ู’ุŒ ูˆูŽุฃูŽุฌู’ู…ูุนู’ ูƒูŽู„ูู…ูŽุชูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุญูŽู‚ูู‘ุŒ ูˆูŽุงูƒู’ุณูุฑู’ ุดูŽูˆู’ูƒูŽุฉูŽ ุงู„ุธูŽู‘ุงู„ูู…ููŠู†ูŽุŒ ูˆูŽุงูƒู’ุชูุจู ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ูŽ ูˆูŽุงู„ุฃูŽู…ู’ู†ูŽ ู„ูุนูุจุงุฏููƒูŽ ุฃูŽุฌู’ู…ูŽุนููŠู†ูŽ. ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฃูŽู†ู’ุฒูู„ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชู ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽุงุก ูˆูŽุฃูŽุฎู’ุฑูุฌู’ ู„ูŽู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑูŽุงุชู ุงู„ุฃูŽุฑู’ุถูุŒ ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ูŽู†ูŽุง ููŠ ุซูู…ูŽุงุฑูู†ูŽุง ูˆูŽุฒูุฑููˆู’ุนูู†ูŽุง ูˆูƒูู„ูู‘ ุฃูŽุฑุฒูŽุงู‚ูู†ูŽุง ูŠูŽุง ุฐูŽุง ุงู„ู’ุฌูŽู„ุงูŽู„ู ูˆูŽุงู„ุฅููƒู’ุฑูŽุงู…ู . ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ุขุชูู†ูŽุง ููŠ ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽููŠ ุงู„ุขุฎูุฑูŽุฉู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽู‚ูู†ูŽุง ุนูŽุฐูŽุงุจูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ุนูุจูŽุงุฏูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูŠูŽุฃู’ู…ูุฑู ุจูุงู„ู’ุนูŽุฏู’ู„ู ูˆูŽุงู„ุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ูˆูŽุฅููŠู’ุชูŽุงุกู ุฐููŠ ุงู„ู‚ูุฑู’ุจูŽู‰ ูˆูŽูŠูŽู†ู’ู‡ูŽู‰ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ููŽุญู’ุดูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุบู’ูŠู ูŠูŽุนูุธููƒูู…ู’ ู„ูŽุนูŽู„ูŽู‘ูƒูู…ู’ ุชูŽุฐูŽูƒูŽู‘ุฑููˆู’ู†ูŽ Khutbah Jumat tentang โ€œKekuatan Seorang Pemuda Muslimโ€ ini kami catat dari khutbah Ustadz Dr. Iqbal Gunawan, Hafizhahullahu Taโ€™ala. Khutbah Jumat Pertama Kekuatan Seorang Pemuda MuslimKhutbah Jumat Kedua Kekuatan Seorang Pemuda MuslimVideo Khutbah Jumat Kekuatan Seorang Pemuda Muslim Kaum muslimin sekalian, Sesungguhnya para pemuda adalah sendi umat ini. Mereka adalah generasi yang akan datang, merekalah yang akan menjadi pemimpin di masa depan. Maka agama Islam sangat memperhatikan para pemuda. Agama Islam memberikan perhatian yang besar untuk para pemuda. Karena masa muda adalah masa yang paling berharga, masa keemasan, yang apabila masa ini telah berlalu tentu tidak akan kembali lagi. Olehnya itu para pemuda harus senantiasa berjihad terus-menerus melawan syaithon, melawan hawa nafsunya. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda ุงูุบู’ุชูŽู†ูู…ู’ ุฎูŽู…ู’ุณู‹ุง ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฎูŽู…ู’ุณู โ€œManfaatkanlah lima perkara, sebelum datang lima perkara setelahnyaโ€, dan di antaranya ูˆูŽุดูŽุจูŽุงุจูŽูƒูŽ ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ู‡ูŽุฑูŽู…ููƒูŽ โ€œMasa mudamu sebelum datang masa tuamuโ€, juga Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda ุณูŽุจู’ุนูŽุฉูŒ ูŠูุธูู„ู‘ูู‡ูู…ู ุงู„ู„ู‡ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ู„ูŽุง ุธูู„ู‘ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุธูู„ู‘ูู‡ู โ€œAda tujuh orang yang akan diberi naungan oleh Allah Subhanahu wa Taโ€™ala di hari yang tidak ada naungan pada hari ituโ€ ูˆูŽุฐูŽูƒูŽุฑูŽู‡ู ู…ูู†ู’ู‡ูู… dan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam menyebutkan, salah satu di antara tujuh orang tersebut adalah ุดูŽุงุจู‘ูŒ ู†ูŽุดูŽุฃูŽ ุจูุนูุจูŽุงุฏูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู โ€œPemuda yang tumbuh di atas ketaatan kepada Allah Azza wa Jallaโ€ Maka kaum muslimin sekalian, ูŠู€ู€ู€ุง ุดุจุงุจ ุงู„ุฅุณู„ุงู….. Wahai para pemuda Islam, merupakan nikmat yang sangat besar dan karunia yang sangat agung, kalian semua berada di tempat yang mana di sini kita menuntut ilmu agama, beribadah kepada Allah Subhanahu wa Taโ€™ala. Maka syukurilah nikmat ini, jagalah nikmat ini, karena nikmat ini akan ditanya akan dipertanggungjawabkan di hari kiamat nanti. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda ู„ูŽุง ุชูŽุฒููˆู„ู ู‚ูŽุฏูŽู…ูŽุง ุนูŽุจู’ุฏู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุณู’ุฃูŽู„ูŽ ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนู โ€œTidak akan bergerak dua kaki seorang hamba pada hari kiamat nanti, sampainya ditanya tentang empat perkara, ุนูŽู†ู’ ุนูู…ูุฑูู‡ู ูููŠู…ูŽุง ุฃูŽูู’ู†ูŽุงู‡ู โ€œTentang umurnya untuk apa dihabiskanโ€ ูˆูŽุนูŽู†ู’ ุดูŽุจูŽุงุจูู‡ู ูููŠู…ูŽุง ุฃูŽุจู’ู„ูŽุงู‡ู โ€œTentang masa mudanya untuk apa ia kerahkanโ€ ูˆูŽุนูŽู†ู’ ู…ูŽุงู„ูู‡ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽูŠู’ู†ูŽ ุงูƒู’ุชูŽุณูŽุจูŽู‡ู ูˆูŽูููŠู…ูŽุง ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ูŽู‡ู โ€œdan tentang hartanya dari mana dia dapatkan dan ke mana ia belanjakanโ€ ูˆูŽุนูŽู†ู’ ุนูŽู„ูู…ู‡ู ู…ูŽุงุฐูŽุง ุนูŽู…ูู„ูŽ ูููŠู‡ู โ€œdan tentang ilmunya apa yang ia lakukan dengannyaโ€ HR. Tirmidzi Maka kaum muslimin sekalian, kebaikan umat adalah jika para pemudanya baik. Maka dari itu para pemuda harus mencontoh pemuda-pemuda di zaman Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam. Para sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, yang mereka adalah pemuda-pemuda yang shaleh, yang menghabiskan waktunya dan memanfaatkannya untuk kebaikan dunia dan akhirat. Maka wahai para pemuda sekalian, hendaklah kalian berhati-hati dari perangkap-perangkap syaithon, dari godaan-godaan syaithon. Allah Taโ€™ala berfirman ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุฎูุฐููˆุง ุญูุฐู’ุฑูŽูƒูู…ู’ โ€ฆ โ€œWahai orang-orang yang beriman berhati-hatilah kalianโ€ฆโ€ QS. An-Nisa[4] 71 Karena para pemuda harus menjadi orang yang cerdas, pemuda yang tidak mudah diombang-ambingkan, pemuda yang mempunyai prinsip yang kokoh. Dan musuh-musuh Islam sangat mengetahui perkara ini. Mereka dengan segala cara berusaha untuk menyesatkan para pemuda. Maka kewajiban para pemuda adalah jangan sampai memberikan kesempatan kepada musuh-musuh Islam untuk merusak pemikiran mereka, merusak aqidah mereka. Jangan sampai para pemuda memberikan kesempatan kepada musuh-musuh Islam untuk merusak aqidah, manhaj para pemuda. Hendaklah kalian mencontoh Pemuda Ashabul Kahfi yang disebutkan oleh Allah Subhanahu wa Taโ€™ala dalam firmanNya ุฅูู†ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ููุชู’ูŠูŽุฉูŒ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุจูุฑูŽุจู‘ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฒูุฏู’ู†ูŽุงู‡ูู…ู’ ู‡ูุฏู‹ู‰ โ€œMereka adalah para pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan petunjuk untuk mereka.โ€ QS. Al Kahfi[18] 13 ูˆูŽุฑูŽุจูŽุทู’ู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ูฐ ู‚ูู„ููˆุจูู‡ูู…ู’ โ€œdan kami kuatkan hati mereka dengan keimanan.โ€ QS. Al Kahfi[18] 14 Karena kekuatan pemuda adalah jika mereka beriman kepada Allah Subhanahu wa Taโ€™ala. Dan tentu pemuda di zaman ini dikelilingi oleh banyak sekali godaan, banyak sekali fitnah, sehingga para pemuda harus memperkuat iman mereka, para pemuda harus bersemangat untuk menuntut ilmu, para pemuda harus selalu dekat dengan para Ulama, para asatidzah, ahli ilmu. Para pemuda harus rajin bertanya kepada mereka dan mengambil pesan-pesan dan nasihat para Ulama. Maโ€™asyiral Muslimin, Dan kita yang berada di Maโ€™had ini, juga perlu mengingatkan kepada para guru, kepada para asatidzah, para pembina, para musyrif, untuk menyadari besarnya tanggung jawab, mendidik generasi kaum muslimin. Jangan sampai kita memberikan kepada mereka contoh-contoh yang salah, ajaran-ajaran yang tidak benar, sehingga sebelum kita menyampaikan sesuatu kepada mereka, hendaklah kita memperhatikan apakah yang kita sampaikan adalah kebenaran. Dan syaithon adalah musuh yang nyata bagi manusia. Syaithon selalu berusaha untuk menyesatkan manusia, terutama para pemuda. Syaithon baik dari kalangan jin dan manusia berusaha sekuat tenaga untuk merusak para pemuda. Dan tentu tidak ada solusi, tidak ada jalan keluar, kecuali dengan memperkuat iman kita, memperkuat ilmu kita ilmu syarโ€™i ilmu yang bersumber dari Al-Quran dan Sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Khutbah Jumat Kedua Kekuatan Seorang Pemuda Muslim Bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Taโ€™ala. Karena takwa adalah sebaik-baik bekal di dunia dan di akhirat. Masa muda adalah masa kekuatan, maka seorang pemuda disamping ia mempunyai kekuatan, ia juga harus mempunyai rasa rahmat, rasa kasih sayang, lembut kepada sesama muslim. Allah Taโ€™ala berfirman ููŽุจูู…ูŽุง ุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู„ูู†ู’ุชูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ โ€œKarena dengan rahmat dari Allah engkau lembut kepada mereka, seandainya engkau kasar/keras mereka akan lari darimuโ€ QS. Ali Imran[3] 159 Maka hendaklah para pemuda selalu menghiasi dirinya dengan akhlak yang baik. Hendaklah para pemuda berusaha untuk memiliki budi pekerti yang indah. Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda ุฅู†ูŽู‘ ู…ูู† ุฎููŠูŽุงุฑููƒูู…ู’ ุฃุญู’ุณูŽู†ูŽูƒูู…ู’ ุฃุฎู’ู„ูŽุงู‚ู‹ุง โ€œSesungguhnya yang terbaik di antara kalian adalah yang paling baik akhlaknya.โ€ Muttafaqun Alaih Juga Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุดูŽูŠู’ุกูŒ ุฃูŽุซู’ู‚ูŽู„ู ูููŠ ู…ููŠุฒูŽุงู†ู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ู…ูู†ู’ ุญูุณู’ู†ู ุงู„ู’ุฎูู„ูู‚ู โ€œTidak ada yang lebih berat timbangannya pada hari kiamat nanti melebihi akhlak yang baik.โ€ HR. Abu Dawud, Tirmidzi Juga Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽ ู„ูŽูŠูุฏู’ุฑููƒู ุจูุญูุณู’ู†ู ุฎูู„ูู‚ูู‡ู ุฏูŽุฑูŽุฌูŽุฉูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุงุฆูู…ู ุงู„ู’ู‚ูŽุงุฆูู…ู โ€œSesungguhnya seorang mukmin bisa mencapai dengan akhlaknya yang baik derajat orang yang rajin berpuasa dan shalat.โ€ HR. Ahmad dan Abu Dawud Dan manusia yang terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi yang lain. Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda ุฃูŽุญูŽุจูู‘ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽู†ู’ููŽุนูู‡ูู…ู’ ู„ูู„ู†ูŽู‘ุงุณู โ€œSesungguhnya manusia terbaik manusia yang paling dicintai oleh Allah Subhanahu wa Taโ€™ala adalah yang paling bermanfaat untuk manusia lainnya.โ€ HR. Ath Thabrani. Maka jangan sampai kita menyakiti teman kita, menyakiti tetangga kita, apalagi menyakiti guru kita, orang tua kita, karena Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda ุงู„ู…ุณู’ู„ูู…ู ู…ูŽู†ู’ ุณูŽู„ูู…ูŽ ุงู„ู…ุณู’ู„ูู…ููˆู’ู†ูŽ ู…ูู†ู’ ู„ูุณูŽุงู†ูู‡ู ูˆูŽูŠูŽุฏูู‡ู โ€œMuslim sejati adalah yang muslim lainnya selamat dari tangan dan lisannya.โ€ HR. Bukhari dan Muslim Juga di antara hadits yang mencakup makna yang luas adalah sabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam ู„ูŽุง ูŠูุคู’ู…ูู†ู ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ูŠูุญูุจูŽู‘ ู„ูุฃูŽุฎููŠู’ู‡ู ู…ูŽุง ูŠูุญูุจูู‘ ู„ูู†ูŽูู’ุณูู‡ู โ€œTidak sempurna keimanan seseorang di antara kalian sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.โ€ HR. Bukhari Video Khutbah Jumat Kekuatan Seorang Pemuda Muslim Sumber Video Ponpes Imam Bukhari Mari turut menyebarkan Khutbah Jumat Tentang Kekuatan Seorang Pemuda Muslim di media sosial yang Anda miliki, baik itu facebook, twitter, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahu fiikum.. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari Khutbah Idul Fitri kali ini untuk menyemangati para pemuda supaya menjadi lebih pemberani dalam membela Islam. Khutbah Pertama Alhamdulillah hamdan katsiron thoyyiban mubaarokan fiih kamaa yuhibbu robbuna wa yardho. Asy-hadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika laah wa asy-hadu anna Muhammadan abduhu wa rasuuluh. Allahumma sholli ala Muhammad wa ala aalihi wa man taabiโ€™ahum bi ihsaanin ilaa yaumid diin. Yaa ayyuhal ladziina aamanut taqullaha haqqo tuqootihi wa laa tamuutunna illa wa antum muslimin Allahommanfaโ€™anaa bi maa allamtanaa wa alimnaa maa yanfaโ€™unaa wa zidnaa ilmaa Amma baโ€™du โ€ฆ Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Detik ini kita telah berada di hari yang fithri, hari tidak berpuasa, setelah sebulan penuh kita menjalankan ibadah shiyam. Kita saat ini telah berada di hari kegembiraan. Kita bangga dengan puasa kita di saat kita berbuka dan berbangga pula dengan bekal puasa di hadapan Allah kelak. ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ู„ูŽุง ุฅู„ูŽู‡ูŽ ุฅู„ูŽู‘ุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ูˆูŽู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู Kumandang takbir pun sebagai penyempurna ibadah shiyam yang kita jalani selama sebulan penuh. Allah Taโ€™alaberfirman, ูˆูŽู„ูุชููƒู’ู…ูู„ููˆุง ุงู„ู’ุนูุฏูŽู‘ุฉูŽ ูˆูŽู„ูุชููƒูŽุจูู‘ุฑููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุง ู‡ูŽุฏูŽุงูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุนูŽู„ูŽู‘ูƒูู…ู’ ุชูŽุดู’ูƒูุฑููˆู†ูŽ โ€œDan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu bertakwa pada Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.โ€ QS. Al Baqarah 185 ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ู„ูŽุง ุฅู„ูŽู‡ูŽ ุฅู„ูŽู‘ุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ูˆูŽู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู Tema yang kita bahas kali ini adalah seputar pemuda agar penyemangat bagi mereka untuk segera bangkit dari tidur-tidur mereka. Kita lihat dalam khutbah Idul Fitri kali ini siapakah di antara mereka yang benar-benar mulia dan bagaimana penyimpangan saat ini serta bagaimana bandingan dengan anjuran Nabi shallallahu alaihi wa sallamdan keadaan pemuda pada masa emas Islam pada masa sahabat Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Moga Allah beri taufik dan hidayah bagi semua. ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ู„ูŽุง ุฅู„ูŽู‡ูŽ ุฅู„ูŽู‘ุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ูˆูŽู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู Ini hadits pertama yang membicarakan tentang pemuda. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau shallallahu alaihi wa sallambersabda, โ€œTujuh golongan yang dinaungi Allah dalam naungan-Nya pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya di antaranya ูˆูŽุดูŽุงุจูŒู‘ ู†ูŽุดูŽุฃูŽ ุจูุนูุจูŽุงุฏูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู โ€œSeorang pemuda yang tumbuh dewasa dalam beribadah kepada Allah,โ€HR. Bukhari, no. 1423 dan Muslim, no. 1031 Kalau sifat pemuda saat ini zaman now Israf dan tabdzir israf adalah memanfaatkan sesuatu berlebih dan tabdzir adalah memanfaatkan sesuatu kepada tempat yang tidak pantas atau maksiat Pemudinya buka-bukaan aurat Waktu banyak habis dengan hal yang sia-sia Senangnya mabuk-mabukan Senangnya pacaran hingga berzina Takut untuk menikah, namun senang berzina Pemuda malas berjamaah di masjid Paling durhaka kepada orang tua dan senang membentak orang tuanya Kurang berada dalam majelis ilmu tidak pernah mau menuntut ilmu agama Sebenarnya Allah kagum kepada pemuda yang berada di jalan yang lurus Dari Uqbah bin Amir radhiyallahu anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุนูŽุฒูŽู‘ ูˆูŽุฌูŽู„ูŽู‘ ู„ูŽูŠูŽุนู’ุฌูŽุจู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุดูŽู‘ุงุจูู‘ ู„ูŽูŠู’ุณูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู ุตูŽุจู’ูˆูŽุฉูŒ โ€œSungguh Allah sangat mengagumi seorang pemuda yang tidak menyimpang dari kebenaran.โ€ HR. Ahmad, 4151. Syaikh Syuโ€™aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan lighairihi Lihatlah amanah besar yang diberikan kepada para pemuda pada masa silam Abu Bakar pernah berkata kepada Zaid bin Tsabit dan ketika itu hadir pula Umar bin Al-Khattab, ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ุดูŽุงุจูŒู‘ ุนูŽุงู‚ูู„ูŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ู†ูŽุชูŽู‘ู‡ูู…ููƒูŽ ุŒ ูƒูู†ู’ุชูŽ ุชูŽูƒู’ุชูุจู ุงู„ู’ูˆูŽุญู’ู‰ูŽ ู„ูุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู โ€“ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… โ€“ ููŽุชูŽุชูŽุจูŽู‘ุนู ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ ููŽุงุฌู’ู…ูŽุนู’ู‡ู โ€œEngkau itu seorang pemuda yang cerdas dan kami pun tidak ragu padamu, engkau dahulu pernah menulis wahyu Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, telusurilah Al-Qurโ€™an lalu kumpulkanlah.โ€ HR. Bukhari, no. 4679 Ini juga pujian dari Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu anhu pada seorang pemuda seperti Zaid bin Tsabit yang diberi amanah untuk mengumpulkan Al-Qurโ€™an. Para pemuda harusnya menjauhi maksiat sejak masa muda, balasannya Allah akan menjaganya ketika tua Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah memberi nasehat pada Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma, ูŠูŽุง ุบูู„ุงูŽู…ู ุฅูู†ูู‘ู‰ ุฃูุนูŽู„ูู‘ู…ููƒูŽ ูƒูŽู„ูู…ูŽุงุชู ุงุญู’ููŽุธู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูŠูŽุญู’ููŽุธู’ูƒูŽ โ€œWahai anak kecil, jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu.โ€ HR. Tirmidzi, no. 2516 dan Ahmad, 1293. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Pemuda tujuh tahun sudah menjadi imam shalat Amr bin Salimah pernah menjadi imam sejak usia belia. Sebagaimana disebutkan dalam Shahih Bukhari hadits berikut, Amr bin Abi Salimah menyatakan bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ุตูŽู„ูู‘ูˆุง ุตูŽู„ุงูŽุฉูŽ ูƒูŽุฐูŽุง ููู‰ ุญููŠู†ู ูƒูŽุฐูŽุง ุŒ ูˆูŽุตูŽู„ูู‘ูˆุง ูƒูŽุฐูŽุง ููู‰ ุญููŠู†ู ูƒูŽุฐูŽุง ุŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ุญูŽุถูŽุฑูŽุชู ุงู„ุตูŽู‘ู„ุงูŽุฉู ุŒ ููŽู„ู’ูŠูุคูŽุฐูู‘ู†ู’ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุŒ ูˆูŽู„ู’ูŠูŽุคูู…ูŽู‘ูƒูู…ู’ ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑููƒูู…ู’ ู‚ูุฑู’ุขู†ู‹ุง ยป . โ€œLakukanlah shalat ini pada waktu ini dan shalat itu pada waktu itu. Jika waktu shalat sudah masuk, hendaklah salah seorang dari kalian mengumandangkan azan dan yang paling banyak hafalan Qurโ€™annya hendaklah menjadi imam.โ€ Amr lantas mengatakan, ููŽู†ูŽุธูŽุฑููˆุง ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ุฃูŽุญูŽุฏูŒ ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑูŽ ู‚ูุฑู’ุขู†ู‹ุง ู…ูู†ูู‘ู‰ ุŒ ู„ูู…ูŽุง ูƒูู†ู’ุชู ุฃูŽุชูŽู„ูŽู‚ูŽู‘ู‰ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฑูู‘ูƒู’ุจูŽุงู†ู ุŒ ููŽู‚ูŽุฏูŽู‘ู…ููˆู†ูู‰ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฃูŽูŠู’ุฏููŠู‡ูู…ู’ ุŒ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ุงุจู’ู†ู ุณูุชูู‘ ุฃูŽูˆู’ ุณูŽุจู’ุนู ุŒ ุณูู†ููŠู†ูŽ โ€œMereka semua saling memandang. Ketika itu tidak ada yang punya hafalan Qurโ€™an yang lebih banyak dari diriku, karena sudah banyak mendapatkan hafalan dari para pengendara dahulu. Mereka pun mengajukan diriku sebagai imam bagi mereka, padahal aku masih berusia enam atau tujuh tahun.โ€ HR. Bukhari, no. 4302 Para pemuda yang benci kepada orang kafir, bukan senang menyerupai mereka Abdurrahman bin Auf radhiyallahu anhu menceritakan, โ€œKetika Perang Badar aku berada di tengah saja dari sisi kanan dan kiriku muncul dua orang pemuda yang masih sangat belia. Aku berharap seandainya saat itu aku berada di antara tulang-tulang rusuk mereka untuk melindungi mereka, pen.. Salah seorang dari mereka mengedipkan mata kepadaku dan berkata, โ€œWahai paman, engkau kenal Abu Jahal?โ€ Kukatakan kepadanya, โ€œAnakku, apa yang akan kau perbuat dengannya?โ€ Pemuda itu kembali berkata, โ€œAku mendengar bahwa ia telah mencela Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Aku pun bersumpah kepada Allah seandainya aku melihatnya niscaya aku akan membunuhnya atau aku yang akan mati di tangannya.โ€ Aku pun tercengang kaget dibuatnya. Lalu pemuda yang satunya lagi mengedipkan mata kepadaku dan mengatakan hal yang sama kepadaku. Seketika itu aku melihat Abu Jahal berjalan di tengah kerumunan orang. Aku berkata, โ€œTidakkah kalian lihat? Itulah orang yang kalian tanyakan tadi.โ€ Mereka pun saling berlomba mengayunkan pedangnya hingga keduanya berhasil membunuh Abu Jahal.โ€ Kemudian mereka menghadap Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam dan memberitahukan kepada beliau. Maka beliau bertanya, โ€œSiapakah di antara kalian berdua yang membunuhnya?โ€ Keduanya mengacung lalu mengatakan, โ€œSaya yang telah membunuhnya.โ€ Rasul shallallahu alaihi wa sallam lantas bertanya, โ€œApakah kalian sudah membersihkan pedang kalian?โ€ Mereka menjawab, โ€œBelum.โ€ Perawi berkata, โ€œLalu beliau memeriksa pedang mereka dan bersabda, ูƒูู„ุงูŽูƒูู…ูŽุง ู‚ูŽุชูŽู„ูŽู‡ู Kalian berdua telah membunuhnya.โ€™โ€ Kemudian beliau memutuskan bahwa harta rampasannya untuk Muโ€™adz Ibnu Amr Ibnu al-Jamuh. Kedua pemuda itu adalah Muโ€™adz bin Afraโ€™ dan Muโ€™adz bin Amr bin Al-Jamuh.HR. Bukhari, no. 3141 dan Muslim, no. 1752 Cara membahagiakan orang tua Athaโ€™ pernah ditanya oleh seseorang yang ibunya meminta kepadanya untuk shalat wajib dan puasa Ramadhan saja tidak ada amalan sunnah, pen., apakah perlu dituruti. Athaโ€™ mengatakan, โ€œIya tetap dituruti perintahnya tersebut.โ€ Al-Birr li Ibnil Jauzi, hlm. 67. Dinukil dari Kitab Min Akhbar As-Salaf Ash-Shalih, hlm. 398 Usamah bin Zaid, seorang sahabat yang dirinya dan orang tuanya disayangi oleh Rasul shallallahu alaihi wa sallammenyatakan bahwa ia memiliki seribu pohon kurma. Ia memang sengaja mempercantik atau merapikannya. Lalu ada yang berkata pada Usamah, kenapa bisa sampai lakukan seperti itu. Usamah menjawab bahwa ibunya sangat suka jika melihat keadaan kebun kurma itu indah, maka ia melakukannya. Apa saja hal dunia yang diminta oleh ibunya, ia pasti memenuhinya. Al-Birr li Ibnil Jauzi, hlm. 225. Dinukil dari Kitab Min Akhbar As-Salaf Ash-Shalih, hlm. 396 Nikah muda itu jadi ajaran Nabi, bukan menunda nikah, bukan takut menikah, bukan orang tua persulit nikah hingga mapan Dari Alqamah, ia berkata bahwa ia pernah berjalan bersama Abdullah di Mina. Lantas Abdullah bertemu dengan Utsman. Ia pun berdiri bersama Utsman kemudian berbincang-bincang, Utsman berkata pada Abdullah, โ€œWahai Abu Abdirrahman, kenapa engkau tidak menikahi seorang gadis saja yang masih muda supaya ia mengingatkanmu pada masa lalumu.โ€ Abdullah mengatakan, โ€œDorongan untuk menikah seperti itu pernah disampaikan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada kami, ูŠูŽุง ู…ูŽุนู’ุดูŽุฑูŽ ุงู„ุดูŽู‘ุจูŽุงุจู ู…ูŽู†ู ุงุณู’ุชูŽุทูŽุงุนูŽ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู ุงู„ู’ุจูŽุงุกูŽุฉูŽ ููŽู„ู’ูŠูŽุชูŽุฒูŽูˆูŽู‘ุฌู’ ููŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽุบูŽุถูู‘ ู„ูู„ู’ุจูŽุตูŽุฑู ูˆูŽุฃูŽุญู’ุตูŽู†ู ู„ูู„ู’ููŽุฑู’ุฌู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุณู’ุชูŽุทูุนู’ ููŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุจูุงู„ุตูŽู‘ูˆู’ู…ู ููŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽู‡ู ูˆูุฌูŽุงุกูŒ ยป โ€œWahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah , maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.โ€ HR. Bukhari, no. 5065 dan Muslim, no. 1400. Pemuda kalau menurut ulama Syafiโ€™iyah adalah mereka yang berusia di bawah 30 tahun. Syarh Shahih Muslim, 9154 Dari penjelasan ini, mana sekarang pemuda pemberani? Mana pemuda yang Tidak mau boros dan tidak menyusahkan orang tuanya, mau bekerja dan mandiri? Menutup aurat, bukan umbar aurat? Pintar memenej waktu dan memanfaatkannya untuk kebaikan? Yang tidak gemar bermaksiat? Yang gemar berada di lingkungan yang baik? Yang berani menikah dan tidak cemen, bukan maunya terus berzina? Yang shalat lima waktu rutin di masjid, mengumandangkan azan, dan menjadi imam shalat? Senang berbakti dan berbuat baik kepada kedua orang tua? Senang tholabul ilmu ngaji biar semakin dekat kepada Allah? Kami tunggu pemuda-pemuda pemberani yang moga bangkit segera setelah Ramadhan ini. Aquulu qouli hadza, wastaghfirullaha lii wa lakum wa li saa-iril muslimin innahu huwas samiโ€™ul aliim. Khutbah Kedua Ahmadullah Robbi wa asykuruhu, wa asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluh, Allahumma shalli wa sallim ala nabiyyinaa Muhammad wa ala aalihi wa ash-habihi ajmaโ€™in. Jamaah Shalat Ied yang moga senantiasa diberkahi oleh Allah Taโ€™ala โ€ฆ Hari ini juga punya keistimewaan karena bertemunya dua ied yaitu shalat Idul Fitri dan shalat Jumat. โ€œIbnu Az-Zubair ketika hari ied yang jatuh pada hari Jumโ€™at pernah shalat ied bersama kami di awal siang. Kemudian ketika tiba waktu shalat Jumโ€™at Ibnu Az-Zubair tidak keluar, beliau hanya shalat sendirian. Tatkala itu Ibnu Abbas berada di Thaif. Ketika Ibnu Abbas tiba, kami pun menceritakan kelakuan Ibnu Az Zubair pada Ibnu Abbas. Ibnu Abbas pun mengatakan, โ€œIa adalah orang yang menjalankan ajaran Nabi ashobas sunnah.โ€ HR. Abu Daud no. 1071. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih. Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallamberjumpa dengan hari ied Idul Fithri atau Idul Adha, pen, satu sama lain saling mengucapkan, โ€œTaqobbalallahu minna wa minkaSemoga Allah menerima amalku dan amal kalian.โ€ Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Fath Al-Bari, 2446 ุงู„ู„ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู…ุณู’ู„ูู…ูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู…ุคู’ู…ูู†ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู…ุคู’ู…ูู†ูŽุงุชู ุงู„ุฃูŽุญู’ูŠูŽุงุกู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงู„ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงุชู ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุณูŽู…ููŠู’ุนูŒ ู‚ูŽุฑููŠู’ุจูŒ ู…ูุฌููŠู’ุจู ุงู„ุฏูŽู‘ุนู’ูˆูŽุฉู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฃูŽู„ูู‘ูู’ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ู‚ูู„ููˆุจูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽุตู’ู„ูุญู’ ุฐูŽุงุชูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุงู‡ู’ุฏูู†ูŽุง ุณูุจูู„ูŽ ุงู„ุณูŽู‘ู„ูŽุงู…ูุŒ ูˆูŽู†ูŽุฌูู‘ู†ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ุธูู‘ู„ูู…ูŽุงุชู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู†ูู‘ูˆุฑูุŒ ูˆูŽุฌูŽู†ูู‘ุจู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ููŽูˆูŽุงุญูุดูŽ ู…ูŽุง ุธูŽู‡ูŽุฑูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ุจูŽุทูŽู†ูŽุŒ ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ูŽู†ูŽุง ูููŠ ุฃูŽุณู’ู…ูŽุงุนูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽุจู’ุตูŽุงุฑูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽู‚ูู„ููˆุจูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุฐูุฑูู‘ูŠูŽู‘ุงุชูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุชูุจู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุงู„ุชูŽู‘ูˆูŽู‘ุงุจู ุงู„ุฑูŽู‘ุญููŠู…ูุŒ ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ุดูŽุงูƒูุฑููŠู†ูŽ ู„ูู†ูุนูŽู…ููƒูŽ ู…ูุซู’ู†ููŠู†ูŽ ุจูู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽุŒ ู‚ูŽุงุจูู„ููŠู†ูŽ ู„ูŽู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽุชูู…ูู…ู’ู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅู†ูŽู‘ุง ู†ูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู‡ูุฏูŽู‰ ุŒ ูˆุงู„ุชูู‘ู‚ูŽู‰ ุŒ ูˆุงู„ุนูŽููŽุงููŽ ุŒ ูˆุงู„ุบูู†ูŽู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ุชูŽู‚ูŽุจูŽู‘ู„ู’ ุตููŠูŽุงู…ูŽู†ูŽุง ูˆูŽู‚ููŠูŽุงู…ูŽู†ูŽุง ูˆูŽุชูู„ุงูŽูˆูŽุชูŽู†ูŽุง ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุงู„ุณูŽู‘ู…ููŠู’ุนู ุงู„ุนูŽู„ููŠู’ู…ู ูŠูŽุง ุฃูŽุฑู’ุญูŽู…ูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุงุญูู…ููŠู’ู†ูŽ ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ู‡ูŽุจู’ ู„ูŽู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูู†ูŽุง ูˆูŽุฐูุฑูู‘ูŠูŽู‘ุงุชูู†ูŽุง ู‚ูุฑูŽู‘ุฉูŽ ุฃูŽุนู’ูŠูู†ู ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ู„ูู„ู’ู…ูุชูŽู‘ู‚ููŠู†ูŽ ุฅูู…ูŽุงู…ู‹ุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฃูƒู’ุซูุฑู’ ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ูŽู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽูˆู’ู„ุงูŽุฏูŽู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ูŽู†ูŽุง ูููŠู…ูŽุง ุฃูŽุนู’ุทูŽูŠู’ุชูŽู†ูŽุง ูˆูŽุฃุทูู„ู’ ุญูŽูŠูŽุงุชูŽู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุทูŽุงุนูŽุชููƒูŽุŒ ูˆูŽุฃุญู’ุณูู†ู’ ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ูŽู†ูŽุง ูˆูŽุงุบู’ููุฑู’ ู„ูŽู†ูŽุง ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ุขุชูู†ูŽุง ูููŠ ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽูููŠ ุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽู‚ูู†ูŽุง ุนูŽุฐูŽุงุจูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ูˆูŽุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽุจููŠูู‘ู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุตูŽุญู’ุจูู‡ู ูˆ ูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุจูุนูŽู‡ูู…ู’ ุจูุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ุฅูู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุฏู‘ูŠู’ู† ูˆูŽุขุฎูุฑู ุฏูŽุนู’ูˆูŽุงู†ูŽุง ุฃูŽู†ู ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ู‡ ุฑูŽุจูู‘ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ Taqabbalallahu minna wa minkum shalihal aโ€™mal. Kullu aamin wa antum bi khair. โ€” Diselesaikan pada Jumat pagi, 1 Syawal 1439 H 15-06-2018 di rumah tercinta Dusun Warak, Desa Girisekar, Panggang, Gunungkidul, persiapan Khutbah Ied di Pesantren Darush Sholihin Oleh Muhammad Abduh Tuasikal Artikel

khutbah jumat tentang pemuda akhir zaman